Berikut 7 cara merawat hp yang bagus agar awet dan tahan lama

Saat ini handphone sudah seperti kebutuhan pokok. Banyak urusan pekerjaan yang melibatkan ponsel sehingga bisa menimbulkan kerepotan jika ponsel terkendala atau rusak.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara merawat HP dengan baik agar HP Android yang kamu beli nantinya bisa awet dan tahan lama. Tertarik untuk mengetahui caranya? Sebelum mengetahui caranya, perlu Anda ketahui bahwa cicilan HP Traveloka kini sudah bisa digunakan untuk membeli HP yang Anda inginkan.
Baca Juga

Tokopedia Care Dibuka di Yogyakarta
Bisnis Startup Diminta Perhatikan Aspek Tata Kelola untuk Bertahan
Gedung Tinggi di Cikini Jadi Penghalang, Planetarium Astronomi Bawa Fasilitas Pendidikan ke Ancol
Hati-Hati! Bill Gates Mengatakan NFT Berdiri di Atas Teori Orang Bodoh yang Lebih Besar
Ancam Sebarkan Data Pelanggan, Lima Pegawai Pinjol Ditangkap Polisi

Anda bisa membeli ponsel di berbagai situs E-Commerce yang bekerja sama dengan Traveloka, dan pembayarannya bisa dicicil hingga 12 bulan. Nah, berikut ini cara merawat HP yang baik agar awet. Apa pun?

Cara Merawat HP Agar Awet dan Tahan Lama

  1. Gunakan Pengisi Daya Asli

Hal pertama yang perlu dilakukan agar HP lebih awet adalah menggunakan charger asli. Pasalnya, selain membuat pengisian daya menjadi lambat, menggunakan charger yang tidak original atau KW juga bisa merusak ponsel lho.

Selain itu, penggunaan powerbank yang terlalu sering juga harus dihindari. Hal ini karena panas dari power bank dapat memicu kerusakan. Tentunya ini bukan yang Anda inginkan bukan? Apalagi jika semua pekerjaan Anda melibatkan banyak ponsel. Anda harus lebih berhati-hati dalam menggunakannya. Sebaliknya, gunakan power bank hanya saat dibutuhkan.

  1. Matikan ponsel saat tidak digunakan

Hal lain yang perlu dilakukan agar ponsel tetap awet dan tahan lama adalah dengan mematikannya saat tidak digunakan. Dengan begitu, Anda memberikan waktu pada ponsel Anda untuk beristirahat agar dapat bekerja lebih maksimal saat dihidupkan kembali. Anda dapat mengistirahatkan ponsel cerdas Anda sesaat sebelum tidur di malam hari.

  1. Simpan Smartphone di Tempat yang Aman

Kedengarannya sepele, menyimpan ponsel Anda di tempat yang aman juga penting untuk memperpanjang umur ponsel Anda. Hal ini karena kecerobohan bisa terjadi ketika Anda meletakkan ponsel secara sembarangan.

Dengan menyimpan ponsel Anda di tempat yang aman, Anda dapat mengurangi risiko ponsel Anda mengalami hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya terciprat air, tergores puing-puing atau benda kasar di sekitarnya, hingga jatuh dari ketinggian.

Selain itu, perlu diingat juga bahwa smartphone dengan layar sentuh memiliki sensitivitas yang tinggi. Untuk itu, Anda harus bisa memastikan ponsel pintar Anda disimpan di tempat yang aman, baik dari risiko tergores maupun jatuh dari ketinggian. Sebagai tindakan pencegahan, Anda juga dapat menggunakan pelindung layar ponsel dan aksesori tambahan untuk melindungi ponsel Anda dari goresan dan benturan.

  1. Bersihkan Cache

Data yang di-cache juga perlu diperhatikan agar ponsel berada pada performa terbaiknya untuk penggunaan jangka panjang. Memang, data cache membantu aplikasi bekerja lebih cepat dan efisien. Namun, data cache yang menumpuk justru membuat kinerja ponsel menurun. Bahkan bisa menyebabkan error pada aplikasi.

Oleh karena itu, penting untuk membersihkan data cache secara berkala agar kinerja smartphone tetap terjaga dan awet digunakan. Anda dapat menghapus data cache sekali setiap tiga hari atau bahkan seminggu sekali.

Caranya masuk ke menu setting hp kamu, lalu pilih menu Application. Setelah itu, buka bagian Kelola Aplikasi dan ketuk aplikasi yang ingin Anda hapus data cachenya. Cukup mudah, bukan?

  1. Jangan Mengisi Daya Hingga 100 Persen

Agar baterai ponsel lebih awet, sebaiknya jangan mengisi baterai ponsel hingga 100 persen. Mengapa demikian? Hal ini karena baterai ponsel pintar terbuat dari bahan lithium ion (Li-On), jika mendapat tegangan tinggi, kualitasnya akan terus menurun.

Selain itu, lapisan logam lithium pada baterai dapat menjadi tidak stabil jika terus menerima arus listrik. Hal ini dapat menyebabkan baterai menjadi kembung, dan kemungkinan akan meledak jika dibiarkan. Tentu ini bukan yang Anda inginkan bukan?

Disarankan untuk mengisi daya smartphone Anda jika baterai sudah menunjukkan 30 persen dan berhenti di 80 persen, sehingga baterai ponsel akan bertahan lebih lama dan dapat mendukung kinerja ponsel secara optimal.

Sumber :

Rate this post